Sekadau – Murid MTs Negeri 1 Sekadau, Masesa Hernianda Putri, meraih juara 3 bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat kabupaten/kota. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Masesa lolos untuk mengikuti OMI 2026 tingkat provinsi.

Masesa menjadi salah satu dari sembilan murid MTs Negeri 1 Sekadau yang mengikuti OMI 2026 tingkat Kabupaten Sekadau pada Selasa, 8 September 2026. Pelaksanaan berlangsung di Laboratorium Komputer MTs Negeri 1 Sekadau dengan didampingi Agus Salim selaku proktor.

Pada bidang IPA, Masesa mengikuti tes berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT). Berdasarkan hasil yang tercantum pada pengumuman, Masesa memperoleh skor 60,00 dan menempati peringkat ketiga tingkat kabupaten/kota.

Hasil tersebut menjadi capaian tersendiri bagi Masesa setelah melalui tahapan seleksi di tingkat madrasah. Sebelum mengikuti OMI tingkat kabupaten, murid terlebih dahulu mengikuti seleksi berdasarkan bidang yang dilombakan serta mendapatkan bimbingan dari guru mata pelajaran.

OMI tingkat kabupaten tahun ini diikuti dalam kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti wilayah Kabupaten Sekadau dan sekitarnya. Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat Masesa bersama peserta lainnya untuk tetap mengikuti rangkaian olimpiade.

Pelaksanaan OMI tingkat kabupaten juga mendapat pemantauan dari Plt. Kasi Pendidikan Madrasah (Pendis) Kabupaten Sekadau, Chairul, yang hadir untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan OMI 2026.

Kepala MTs Negeri 1 Sekadau, Samsul Mu’arif, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Masesa. Menurutnya, hasil tersebut menjadi bagian dari proses belajar yang telah dijalani murid sejak tahap seleksi hingga pelaksanaan kompetisi.

“Selamat kepada Masesa atas capaian yang diraih. Jadikan hasil ini sebagai pengalaman untuk terus belajar dan mempersiapkan diri menghadapi tahapan berikutnya,” ujarnya.

Kelolosan Masesa ke tingkat provinsi menjadi kesempatan untuk melanjutkan pengalaman berkompetisi di bidang IPA. Bagi madrasah, capaian tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan belajar murid yang patut diapresiasi, terutama karena diperoleh melalui proses seleksi dan persiapan yang telah dijalani.