MTs Negeri 1 Sekadau melaksanakan Ujian Madrasah (UM) Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung mulai Senin, 20 April 2026 hingga Rabu, 29 April 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di lingkungan madrasah dan diikuti oleh seluruh murid kelas sembilan sebagai bagian dari evaluasi akhir proses pembelajaran.

Ujian dilaksanakan secara terstruktur dengan dua sesi setiap harinya, sesi pertama dimulai pada pukul 07.30 – 9.30 WIB dan sesi kedua berlangsung pukul 10.00 – 11.30 WIB. Rangkaian ujian dimulai pada Senin (20/04/2026) diisi mata pelajaran IPA dan Akidah Akhlak, Selasa (21/04/2026) Matematika dan SKI, Rabu (22/04/2026) Bahasa Inggris dan Al-Qur’an Hadits. Kamis (23/04/2026) Bahasa Indonesia dan Fiqih, sedangkan Jumat (24/04) mata pelajaran IPS dan PPKn.

Pada pekan berikutnya, ujian berlanjut Senin (27/04/2026) dengan mata pelajaran Bahasa Arab dan TIK, Selasa (28/04/2026) Prakarya dan PJOK, serta ditutup Rabu (29/04/2026) dengan pelaksanaan ujian praktik Muatan Lokal Baca Tulis Qur’an (BTQ). Seluruh kegiatan berlangsung tertib dengan pengawasan guru sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Adapun tujuan utama pelaksanaan Ujian Madrasah ini adalah untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik selama menempuh pendidikan di madrasah, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk melatih kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, serta kesiapan mental siswa dalam menghadapi tantangan akademik yang lebih tinggi. Ujian Madrasah juga menjadi salah satu indikator penentuan kelulusan serta bahan evaluasi bagi pihak madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran di masa yang akan datang.

Ketua Panitia, Hendra Mutaqqin, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan dengan maksimal. “Kami berharap ujian ini dapat berjalan lancar dan memberikan gambaran nyata terhadap kemampuan siswa. Lebih dari itu, ini adalah kesempatan bagi mereka untuk membuktikan hasil belajar dengan penuh percaya diri,” ujarnya.

Kepala Madrasah, Samsul Mu’arif, turut memberikan pesan inspiratif kepada para peserta. “Ujian Madrasah bukan sekadar akhir dari proses belajar, tetapi awal dari perjalanan panjang menuju masa depan. Laksanakan dengan jujur, sungguh-sungguh, dan penuh keyakinan bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil,” tuturnya.

Sebagai penutup, mari kita jadikan Ujian Madrasah ini sebagai momentum untuk terus berbenah dan melangkah maju. Iringi setiap usaha dengan doa dan keikhlasan, karena Allah SWT senantiasa melihat setiap perjuangan hamba-Nya. Semoga seluruh peserta didik diberikan kemudahan, kelancaran, dan hasil terbaik. Dengan semangat, ketekunan, dan tawakal, insyaAllah kesuksesan akan menjadi milik generasi yang tidak pernah berhenti berjuang. (Ita Karmila)