Sekadau – Tiga murid MTs Negeri 1 Sekadau mengikuti Seleksi Daerah (Selekda) Science Competition yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Tanjungpura (UNTAN) pada Sabtu, 12 September 2026. Seleksi berlangsung secara online di Laboratorium MTs Negeri 1 Sekadau dengan pendampingan guru mata pelajaran IPA, Agus Salim.

Ketiga murid tersebut adalah Inka Dewi Pertiwi, Ririn Anggraeni, dan Cahaya Kinanti. Mereka mengikuti seleksi menggunakan fasilitas komputer di laboratorium madrasah dan mengerjakan soal melalui sistem yang telah disiapkan oleh panitia.
Selama pelaksanaan, Agus Salim mendampingi ketiga murid hingga proses seleksi selesai. Ketiganya mengikuti setiap tahapan sesuai waktu dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia. Pelaksanaan di laboratorium madrasah juga membuat proses seleksi dapat berlangsung dalam satu tempat dengan pendampingan guru.
Bagi Inka, Ririn, dan Cahaya, Selekda Science Competition menjadi pengalaman baru dalam mengikuti kegiatan akademik di bidang sains. Mereka berkesempatan mencoba soal-soal dalam suasana seleksi yang berbeda dari pembelajaran sehari-hari di madrasah.
Kegiatan tersebut juga memberi kesempatan kepada ketiga murid untuk melihat sejauh mana kesiapan mereka ketika berhadapan dengan soal dalam sebuah kompetisi. Mereka mengikuti prosesnya dengan serius dan menyelesaikan tahapan seleksi sesuai mekanisme yang diberikan penyelenggara.
Kepala MTs Negeri 1 Sekadau, Samsul Mu’arif, menyampaikan dukungannya terhadap keikutsertaan murid dalam kegiatan akademik yang sesuai dengan minat mereka.
“Anak-anak perlu diberi kesempatan untuk mencoba. Dari kegiatan seperti ini, mereka bisa mengetahui kemampuan masing-masing dan belajar menghadapi suasana kompetisi,” ujarnya.
Menurut Samsul, pengalaman mengikuti kegiatan di luar pembelajaran rutin dapat menjadi bagian dari proses murid dalam menemukan bidang yang diminati. Madrasah akan terus memberikan ruang bagi murid yang ingin mengikuti kegiatan akademik maupun kompetisi sesuai kemampuan mereka.
Bagi madrasah, keikutsertaan murid dalam kegiatan seperti ini menjadi ruang untuk mencoba kemampuan sekaligus mengenal suasana seleksi di luar pembelajaran rutin. Kesempatan tersebut penting agar murid terbiasa menghadapi soal dan tahapan yang berbeda dari kegiatan belajar sehari-hari.
Selekda Science Competition menjadi langkah awal bagi Inka, Ririn, dan Cahaya untuk menguji kemampuan mereka di bidang sains. Apa pun hasil yang diperoleh nantinya, ketiganya telah mendapatkan kesempatan untuk mencoba dan menyelesaikan proses seleksi yang diikuti. Keikutsertaan tersebut diharapkan menjadi pengalaman yang dapat mereka jadikan pijakan untuk mengikuti kegiatan akademik berikutnya dengan lebih siap.